Saturday, January 24, 2009
One Headlight
Words and Music by Jakob Dylan
So long ago, I don't remember when
That's when they say I lost my only friend
Well they said she died easy of a broken heart disease
As I listened through the cemetery trees
I seen the sun comin' up at the funeral at dawn
The long broken arm of human law
Now it always seemed such a waste
She always had a pretty face
So I wondered how she hung around this place
Chorus:
Hey, come on try a little
Nothing is forever
There's got to be something better than
In the middle
But me & Cinderella,
We put it all together
We can drive it home
With one headlight
She said it's cold
It feels like Independence Day
And I can't break away from this parade
But there's got to be an opening
Somewhere here in front of me
Through this maze of ugliness and greed
And I seen the sun up ahead
At the county line bridge
Sayin' all there's good and nothingness is dead
We'll run until she's out of breath
She ran until there's nothin' left
She hit the end-it's just her window ledge
(chorus)
Well this place is old
It feels just like a beat up truck
I turn the engine, but the engine doesn't turn
Well it smells of cheap wine & cigarettes
This place is always such a mess
Sometimes I think I'd like to watch it burn
I'm so alone, and I feel just like somebody else
Man, I ain't changed, but I know I ain't the same
But somewhere here in between the city walls of dyin' dreams
I think her death it must be killin' me
(chorus)
Dibius Cinta
Kau membiusku dengan cinta
Cinta yang malu kukatakan
Kau membiusku dengan cinta
Sampai aku tak bisa berkata
Kau membiusku sampai aku jadi sering melamun
Memikirkan kita bisakah bersama
Aku bius cinta
Cintamu yang tak ada tandingan
Namun mungkin tak bisa
Entah ku tak tahu... oh...
Kita yang malu hati untuk mengakui saling cinta
Usaha sekeras hati bersama selamanya
Aku dibius cinta...
Kau membiusku dengan cinta
Cinta yang malu kukatakan
Kau membiusku dengan cinta sampai aku tak bisa berkata
Kau membiusku sampai aku jadi sering melamun
Memikirkan kita bisakah bersama
Aku bius cinta
Cintamu yang tak ada tandingan
Namun mungkin tak bisa
Entah ku tak tahu... oh...
Kita yang malu hati untuk mengakui saling cinta
Usaha sekeras hati bersama selamanya
Kita yang malu hati untuk mengakui saling cinta
Usaha sekeras hati bersama selamanya... oh...
Aku dibius cinta...
Aku dibius cinta...
Friday, January 23, 2009
Bertahta di hati
Dihempas ombak
Terdampar buih
Menanti waktu pulang ke laut
Begitu rindu
Di pisah takdir
Meniti saat bersulam cinta
Lihat... lihat...
Ke dalam mataku
Sinarnya menyala
Lihat... lihat...
Ke dalam mataku
Cintamu bertahta
Sebelum ku kenal
Dirimu siapa
Aku tak kenali
Apa itu cinta
Setelah ku kenal
Dirimu sebenar
Kau cinta sejati
Kusandarkan jiwa
Digilis angin
Tercarik awan
Menanti detik sebelum hujan
Begitu sendu
Diguris resah
Meniti hari bersulam tangis
Lihat... lihat...
Ke dalam mataku
Sinarnya menyala
Lihat... lihat...
Ke dalam mataku
Cintamu bertahta di hati
Takkan berganjak pendirianku ini
Selagi kita tak kembali bersatu selamanya
Takkan berubah perasaan ini terhadapmu
Biar digugat, biar dicabar, biar dihalang
Sebelum ku kenal
Dirimu siapa
Aku tak kenali
Apa itu cinta
Setelah ku kenal
dirimu sebenar
Kau cinta sejati
kusandarkan jiwa
Kau cinta sejati
kusandarkan jiwa
Friday, October 17, 2008
SEJAUH iNi
Sejauh Ini
Penyanyi : Dina
Lagu : Sharon Paul
Lirik : Ahmad Fedtri Yahya
Mengapa aku merasakan
Dalam senyum terbawa pedih semalam
Ku perlukan teman yang selalu di sisi
Menghilangkan duka lara
Dan aku mula temui siapa aku
Selama ini keresahan
Izinkan aku di sini mendampingimu
Hanya bersamamu jiwa ini
Seikhlasnya bahagia
Sejauh ini kisah kita
Permata di jiwa hanya kau kasih
Seakan kau menerangi duniaku
Aku genggam azimatmu
Dan aku mula temui siapa aku
Selama ini keresahan
Izinkan aku disini mendampingimu
Hanya bersamamu jiwa ini
Seikhlasnya bahagia
Kau nyalakan kerinduan ini
Memberiku kekuatan
Kaulah satu-satunya bagiku
Percayalah...
Dan aku mula temui siapa aku
Selama ini keresahan
Izinkan aku disini mendampingimu
Aku tak mungkin lagi
Terkurung dalam lara
Semangat cintamu membara
Dalam jiwa
Dan aku mula temui siapa aku
Selama ini keresahan
Izinkan aku disini mendampingimu
Hanya bersamamu jiwa ini
Seikhlasnya bahagia
Tuesday, September 23, 2008
Songkok
Sejuk
Sejuk... sejuk... Kat office sejuk, malam2 nak bangun sahurpun malas je rasanya. Sejuk sejuk gini mulalah cari stokin. Haaa... jumpa balik stokin favorit. Nasib baik elok lagi, walaupun dan berusia 11 tahun. Eh! Eh! Biar betul stokin ni dah tua banyak tu!? Mesti orang tak percaya, tapi itulah kualiti barangan Jepun. Kalau made in Malaysia, rasa-rasanya memang takleh tanding la... Hu hu...
Wednesday, September 3, 2008
Mirai e - Kiroro
Mirai e
Hora ashimoto wo mitegoran
Kore ga anata no ayumu michi
Hora mae wo mitegoran
Are ga anata no mirai
Haha ga kureta takusan no yasashisa
Ai wo idaite ayume to kurikaeshita
Ano toki wa mada osanakute imi nado shiranai
Sonna watashi no te wo nigiri
Issho ni ayundekita
Yume wa itsumo sora takaku aru kara
Todokanakute kowai ne dakedo oitsuzukeru no
Jibun no SUTOORII dakara koso akirametakunai
Fuan ni naru to te wo nigiri
Issho ni ayundekita
** sono yasashi wo toki ni wa iyagari
Hanareta haha e sunao ni narezu
* repeat
** repeat
* repeat
Hora ashimoto wo mitegoran
Kore ga anata no ayumu michi
Hora mae wo mitegoran
Are ga anata no mirai
Mirai e mukatte yukkuri to aruite yukou
Hello, my friend
MY FAVOURiTE - いつも、いつまでも!!!
Lyrics: MATSUTOUYA Yumi
Music: MATSUTOUYA Yumi
Arrangement: MATSUTOUYA Masataka
Romanization: Per M JENSEN
"Hello, my friend" kimi ni koi shita natsu ga atta ne
Mijikakute kimagurena natsu datta
"Destiny" kimi wa tokku ni shitte ita yo ne
Modorenai yasuragi mo aru koto wo "Ah....."
Kanashikute kanashikute kaerimichi sagashita
Mou nido to aenakute mo tomodachi to yobasete
"Hello, my friend" kotoshi mo tatami dashita SUTOA
Taifuu ga yuku goro wa suzushiku naru
"Yesterday" kimi ni koi shita natsu no itami wo
Dakishimeru kono kisetsu hashiru tabi "Ah....."
Samishikute samishikute kimi no koto omou yo
Hanarete mo mune no oku no tomodachi de isasete
Boku ga ikiisogu toki niwa sotto tashinamete okure yo
Kanashikute kanashikute kimi no na wo yon'de mo
Megurikonu ano natsu no hi kimi wo nakushite kara
Samishikute samishikute kimi no koto omou yo
Hanarete mo mune no oku no tomodachi de isasete
Kanashikute kanashikute kimi no koto omou yo
Mou nido to aenakute mo tomodachi to yobasete
Tuesday, August 26, 2008
Wonder Pets
| Kids - Wonder Pets... |
Wonder Pets Theme Song (English)
Di satu petang, anak kedua saya, Dania (2 tahun 5 bulan) menyanyi dengan menjerit-jerit, “Apa yang penting? Kerjasama! Apa yang penting? Kerjasama!”
Hemmm... yang seorang ini memang lain sikit perangainya. Saya tanya, “Adik nyanyi lagu apa tu?”
Dania jawap, “Wonder pets.”
Saya pernah menonton cerita kartun ‘Wonder Pets’ di TV3 (tak ingat pukul berapa siarannya), tetapi ia disiarkan dalam bahasa Inggeris. Menurut bibik, kalau di TV9 (siaran 2:30 petang), ‘Wonder Pets’ telah dialih-suara dalam bahasa Malaysia. Hem... Macamanalah agaknya kalau dah dialih-suara, ya? (agak ngeri juga, kalau suaranya macam cerita ‘Oshin’....)
‘Wonder Pets’ mengisahkan anak hamster, anak itik dan anak kura-kura sebagai adalah karakter utama yang sungguh comel bertindak sebagai penyelamat kepada binatang-binatang lain di waktu kecemasan.
Petang Isnin semalam (25/08/2008), saya berkesempatan menonton kartun ini. Al-kisahnya bibik tak balik dari Kg Baru, sejak petang Ahad, jadi terpaksalah saya cuti kecemasan. Dalam kesempatan cuti, sempatlah saya menonton rancangan kegemaran anak-anak, kedua-duanya di TV3 dan TV9.
Mula-mula dengar kartun cakap Melayu, kelakar juga rasanya. Tapi melihatkan anak-anak terpegun menontonnya tanpa berkelip mata, membuatkan saya tertanya-tanya, apakah yang menarik tentang kartun ini.
Telefon, telefon berbunyi....
Telefon kami datang....
Telefon, telepon berbunyi
Di
Wonder Pets, Wonder Pets
Kami datang
Membantu kawan yang kesusahan
Lenny, Tuck dan Ming Ming juga
Wonder Pets datang membantu
Kami tak besar, dan kami tak kuat
Bila bekerjasama, semua jadi mudah
Apa yang penting? Kerjasama! Apa yang penting? Kerjasama!
Wonder Pets! Wonder Pets!
Hey…Wonder Pets!!
Yey!!
Itulah lirik lagu ‘Wonder Pets’ (lebih kurang), Anak-anak juga pulun menyanyi, walaupun ada beberapa patah perkataannya tidak sempurna. Iramanya seronokkan? Tapi yang menariknya, konsep utama dalam setiap siri ialah penekanan terhadap kerjasama di antara ahli kumpulan dalam setiap misi mereka untuk menyelamatkan anak-anak haiwan lain.
Apa yang penting? Kerjasama! Apa yang penting? Kerjasama!
Mudah-mudahan ada pengajaran pada mereka....
Wednesday, July 30, 2008
Selamat Hari Lahir – Masa untuk muhasabah usia
Salamun'alaik,‘HAPPY birthday to you’ adalah lagu yang paling popular di dunia. Ia dinyanyikan sempena hari lahir. Bertepuk tanganlah hadirin, sebaik selesai yang diraikan meniupkan lilin. Kembang mengepak hidung peniup lilin, maklumlah ramai yang ingat hari lahirnya. Seingat saya, sewaktu saya kecik-kecik dulu, hari lahir saya tidak disambut oleh sesiapapun, mak dan ayah tidak membiasakan kami adik-beradik menyambut hari lahir. Bila dah besar, tinggal pula di asrama, kawan-kawan meraikan hari lahir kami masing-masing. Dari situlah bermulanya sejarah saya menyambut hari lahir.
Kenapa kita sambut tarikh lahir?
Sebenarnya, sambutan hari lahir sangat penting. Pentingnya bukan kerana majlis hari lahir dengan kuih, pizza dan kek tetapi sangat penting kerana ia mengingatkan kita bahawa umur kita semakin meningkat. Makin meningkat maknanya makin banyak umur. Makin banyak umur, semakin banyaklah lilin dinyalakan atas kek harijadi. Habis tertutup dekorasi kek, maklum, lilin yang mewakili umur terlalu banyak. Muahahaha… seronoknya tengok lilin menyala…. Eh! Eh! Ke situ pulak…. Tapi jangan lupa, sebenarnya, makin banyak umur ertinya makin kurang umur. Makin kurang umur sama juga dengan erti makin dekat dengan mati! Huh hu.....
Bercakap fasal mati, kalau kita ingat mati, kita jadi takut. Kalau kita ingat seksaan api neraka Allah, kitapun akan jadi takut.
Kisah 1
Ibnu Abbas menceritakan Nabi SAW berjalan melalui sebuah kebun di Madinah atau di Mekah. Lalu kedengaran oleh baginda suara dua orang sedang diseksa dalam kuburnya. Maka bersabda Rasulullah SAW, “Keduanya disiksa bukanlah kerana dosa besar.” Kemudian baginda melanjutkan perkataannya, “Yang seorang disiksa kerana kencing di tempat terbuka) dan yang seorang lagi kerana membuat fitnah supaya orang bermusuh-musuhan.” Sesudah itu baginda menyuruh supaya mengambil pelepah tamar lalu dipatah dua oleh baginda dan diletakkan di atas kedua kubur itu masing-masing satu pelepah. Seseorang pun bertanya, “Ya Rasulullah! Mengapa kamu lakukan seperti itu?” Jawab baginda, “Mudah-mudahan kedua-duanya mendapat keringanan selama pelepah tamar itu tidak kering.” (hadis riwayat Bukhari).
Kisah 2
Hah, ini lagi satu hadis tentang seksa kubur itu benar. Dari Abu Ayyub r.a katanya: “Rasulullah SAW pernah keluar rumah sebelum Maghrib, maka terdengar oleh baginda suatu suara. Kata baginda: Itu suara Yahudi sedang disiksa dalam kuburnya.” (hadis riwayat Muslim)
Kisah 3
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila si mati dikuburkan, datanglah kepadanya dua Malaikat hitam legam, lagi biru (matanya), salah satu di antaranya disebut dengan nama ‘Munkar’ dan yang satu lagi disebut dengan nama ‘Nakir’, (lalu keduanya mendudukkan si mati itu setelah dikembalikan rohnya ke dalam jasadnya) kemudian mereka menyoalnya. “Apa yang pernah engkau katakan mengenai orang ini (Muhammad SAW)?” (dan pada satu riwayat oleh Abu Daud: Mereka bertanya kepadanya: “Apa yang engkau pernah sembah?” Maka kalau Allah memberi hidayah pertunjuk kepadanya, ia akan menjawab dengan berkata, “Aku menyembah Allah!” Kemudian ia ditanya lagi: “Apa yang engkau pernah katakan mengenai orang ini (Muhammad SAW)?” (Dan pada satu riwayat yang lain, oleh Abu Daud juga: Mereka menyoalnya dengan berkata: “Siapa Tuhanmu?” Ia menjawab: “Tuhanku ialah Allah!” Mereka bertanya lagi: “Apa agama mu?” Ia menjawab: “Agamaku ialah Islam!” Mereka bertanya lagi: “Siapa dia orang yang telah diutuskan dalam kalangan kamu)?” Maka kalau si mati seorang yang beriman, ia akan menjawab dengan berkata: “Orang itu (Muhammad SAW) ialah hamba Allah dan RasulNya, aku mengetahui serta meyakini bahawa sesungguhnya tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan bahawa sesungguhnya Muhammad itu ialah hamba Allah dan RasulNya!” Mereka berkata kepadanya: “Kami sedia mengetahui bahawa engkau mengakui yang demikian”; (Dan pada satu riwayat oleh Abu Daud bahawa Baginda SAW bersabda: Lalu diseru oleh penyeru dari langit katanya: “Sungguh benar hamba-Ku, maka bentangkanlah kepadanya satu hamparan dari Syurga, dan pakaikanlah dia pakaian dari Syurga, serta bukakanlah baginya sebuah pintu ke Syurga.” Rasulullah SAW bersabda lagi: Lalu datang kepadanya sebahagian dari bau Syurga dan keharumannya); kemudian dilapangkan kuburnya seluas tujuh puluh hasta persegi, dan diberikan cahaya yang menerangi kuburnya; kemudian dikatakan kepadanya: “Tidurlah!” Lalu ia berkata: “Bolehkah aku balik kepada keluargaku supaya dapat aku ceritakan kebaikan halku?” Dua Malaikat itu berkata kepadanya: “Tidurlah seperti tidurnya pengantin yang tidak dibangkitkan dari tidurnya melainkan sekasih-kasih ahlinya.” Demikianlah halnya sehingga ia dibangkitkan Allah dari tempat baringnya itu. Jika si mati itu seorang munafik, ia menjawab pertanyaan Malaikat itu dengan katanya: “Aku dengar orang berkata demikian, maka aku pun turut berkata sama; aku tidak tahu benarkah atau tidak.” Lalu dua Malaikat itu berkata: “Memang kami tahu engkau berkata demikian.”; (dan menurut satu riwayat oleh Abu Daud: Lalu diseru oleh penyeru dari langit katanya: “Sesungguhnya orang itu berdusta maka bentangkanlah kepadanya satu hamparan dari Neraka, dan pakaikanlah dia dari Neraka, serta bukakanlah baginya sebuah pintu ke Neraka.” Rasulullah SAW bersabda lagi: “Lalu datang kepadanya sebahagian dari bahang Neraka dan udara panasnya) kemudian diperintahkan bumi supaya mengapitnya lalu bumi mengapitnya sehingga berselisih tulang-tulang rusuknya, maka tinggallah ia dalam azab itu terus menerus ke masa Allah bangkitkan dia dari kuburnya.” (hadis riwayat Abu Hurairah)
Hah! Siapa kata tak ada seksa kubur? Kenapa, masih tak percaya ke? (ikut intonasi Yu-han, kalau masih ingat) Ops…… jangan ada pula yang komen, “Alaaa… kubur masing-masing. Apa fasal kamu sibuk-sibuk?” Eh! Eh! Boleh gitu? Hello, excuse me! Siapa kata kubur masing-masing?
Selamat hari jadi, semoga panjang umur. Selalu kita dengar ungkapan ini, sekurang-kurangnya setahun sekali, dan selebihnya mungkin kita sendiri yang mengucapkannya. Perasan tak? Sebenarnya tak berapa betul ungkapan tu. Tak terasa, ke? Hari-hari kita makin dekat dengan kubur. Bagi mereka yang rumahnya jauh dari kubur, mungkin tak terasa sangat. Sebab apa? Sebab mereka tak nampak, jadi perasaan takut itu mungkin tak wujud. Bila ternampak kubur atau batu nesan, baru tersedar. Itupun kalau tersedar..… Bagi saya yang tiap-tiap pagi dan tiap-tiap petang melalui tanah perkuburan, sangat-sangat terasa. Siapa yang tak kenal kubur boleh jengok yahoogroups al-Falaah ada gambar kubur menanti untuk pengunjung. Baguslah bagi yang mengingati mati. Orang yang takut mati, akan mati. Yang berani mati, pun akan mati. Yang tak nak mati, pun akan mati juga.
Tidak salah bergembira dengan majlis itu tetapi sepatutnya tarikh itu dijadikan peluang untuk bermuhasabah umur bertambah, duit bertambah, anak bertambah, semua bertambah tetapi sudahkah amal soleh bertambah? Bagaimana dengan solat? Makin khusyuk atau masih melayang? Solat lama-lama yang ditinggal dulu sudah diganti (qada) atau belum? Hutang puasa macam mana, zakat sudah dilangsaikan semua? Dah berapa kali khatam Al-Quran? Hutang dengan Allah, tanggungjawab sebagai suami, isteri, dengan ibu ayah, dengan anak-anak pula seperti dulu atau makin bertambah kualiti dalam serba-serbinya?
Di sebalik sambutan hari lahir pengajaran yang sangat penting ialah betapa sangat berharganya masa dan kehidupan.
Firman Allah yang bermaksud, “Demi masa, (Allah bersumpah) sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Surah Al 'Ashr 103, ayat 1~3)
KERUGIAN yang dimaksudkan dalam ayat yang tersebut dalam ayat ini bermakna hilang modal, dan modal seseorang itu ialah umurnya. Dengan ini nyatalah bahawa manusia tidak terlepas daripada kerugian, kerana tiap-tiap satu detik yang berlalu dari usianya, kalau ia digunakan pada maksiat, maka tidak syak berlakulah kerugian. Dan kalau dihabiskan dengan perkara harus pun , maka itu kerugian juga, kerana habisnya tidak meninggalkan sebarang faedah yang dapat menolong bila dia MATI kelak. Bagi mengelakkan kerugian itu tidak ada jalan lain melainkan dengan jalan yang telah diterangkan pada ayat berikutnya (ayat yang ketiga) iaitu dengan menyempurnakan segala yang tersebut sebagaimana yang sewajibnya dan yang sewajarnya.
“Nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran” meliputi aqidah keimanan, tutur kata dan amal perbuatan. Sementara kesabaran yang dimaksudkan ialah bersabar dalam menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya serta bersabar ketika ditimpa musibah atau bala bencana kerana yang demikian sebagai ujian daripada Allah.
Dari ibnu Abbas r.a., Rasulullah saw mengingatkan dengan sabdanya, “Pergunakan
Orang mukmin seperti semut, kata pepatah Arab. Kenapa orang mukmin itu dibandingkan dengan semut? Semut dalam bahasa Arab 'an-namlah'. Makna 'an-namlah' ialah bergerak. Semut akan bergerak saja, tidak pernah tengok semut tertidur. Kita pun mesti bergerak, akal bergerak namanya berfikir, darah mengalir ertinya sihat, mata memandang ertinya merenung dan mengkaji, jangan berhenti. Telinga mendengar maknanya prihatin dengan diri dan keluarga, anak-anak dan sekitar, termasuk juga sekitar antarabangsa dunia Islam.
Hari lahir juga mengajar erti persiapan kepada mati. Mati ini pelik bagi kita tetapi di sisi Allah tidak pelik.
Tetapi kita buat tidak kisah saja pasal mati. Pernah kita dengar ada yang kena strok sebab terkejut dengan kebakaran, kalah bola dan sebagainya? Pernah kita dengar ada orang yang kena strok kerana teringat dosa yang membawa ke neraka? Kita sanggup berjaga malam untuk menonton bola sepak atau gusti, tetapi pernahkah kita bersengkang mata demi bermunajat kepada Allah?
Setiap malam Mama Teresa hanya tidur empat jam. Ketika ditanya kenapa kurang tidur? Dia menjawab 'setelah mati nanti yang kita lakukan ialah tidur', walaupun dia bukan seorang Muslimah. Mengapa kita yang tahu ada alam kubur, neraka syurga, ada timbangan, ada titian sirat, selalu menghiasi mata dengan tidur.
Bukan tidak boleh ketawa dan gembira ketika menyambut 'birthday'. Boleh, tetapi jangan sampai terlupa dosa yang sudah kita calari dan kotori. Marilah kita bergembira dengan umur yang bertambah seiring dengan itu amal pun turut bertambah supaya bahagia di dunia dan selamat daripada api neraka.
Selamat hari lahir supaya lahirkan jiwa yang baru dengan cita-cita dan cinta!
Sekadar menanjangkan peringatan untuk diri saya sendiri dan juga teman-teman yang lain.
Fikir-fikirkanlah.
Friday, July 25, 2008
Wednesday, July 23, 2008
Monday, July 14, 2008
Bengang... bengang... bengang...
Since last week, I sound something was not right with my blog... I was told that the blog has been locked due to possible Blogger violations. They said I may not publish new posts until my blog is reviewed and unlocked.
Yang paling sakit hati, they said the blog will be deleted within 20 days unless you request a review. I have requested them to review, but until date, nothing happened and am still unable to make new entry.
Bengang... bengang... bengang...
Tuesday, July 1, 2008
Sketsa suatu petang - burung apa?
Ayah: Buah apa?
Dania: Buah epal.
Ayah: Air apa?
Dania: Air kosong.
Ayah: Roti apa?
Dania: Roti boy.
Mama: Burung apa?
Dania:
Muahahaha... Adik ni kelakor ler!
Saturday, June 14, 2008
Bawangoreng at FaceBook
Sorry ler kengkawan, dah banyak benar email masuk soh update Fb, macam-macam request datang. Sebenarnya, bukannya teman tak mo accept korang punya request or invitation, cuma tak reti nak click button yang mana satu! Pening teman tengok Fb tu...
Tengok ler ye, kalau teman ada kelapangan, insya Allah teman on teman punya Fb tu....






